Berikut ini adalah beberapa film hollywod yang menurut saya sampah
karena isinya banyak berbau sara’ dan penghinaan terhadap bangsa lain,
yang dalam konteks ini adalah Indonesia. sebagai orang Indonesia terus
terang saya kecewa dengan sutradara, pemeran film dan penulis skenario
film di bawah ini…… ya sudah daripada tambah emosi mending langsung
lihat 13 film sampah tersebut:
1. HOUSE (Serial TV)
Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang
sakit
parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.
parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.
2. LOOKING FOR JACKIE CHAN
Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat
jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap
khas indonesia, “MELANGGAR ATURAN”, diantaranya saat menerobos satpam
& lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga
sampe tempat).
3. IN THE GODS HAND
Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2
muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di
Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya
disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”.
Lolos deh mereka.
4. LETHAL WEAPON 4
Dalam salah satu adegannya, Danny Glover memaki-maki dengan mimik
khasnya, “Kapal bodoh ini dibuat oleh seorang yang berasal dari
Indonesia”. Wah, ngeselin banget ya. Ceritanya imigran china yang
diselundupkan pake kapal yang diatasnamakan sebuah perusahan di
Indonesia, (tapi fiktif). Coba deh perhatikan waktu Mel Gibson and the
geng lagi ngobrol di markas sebelum menyerbu Uncle Benny. ‘Jadi,
Indonesia digambarkan sebagai negara yang selalu bikin kacau”.
5. THE YEAR OF LIVING DANGEROUSLY (1982)
Film ini berkisah tentang seorang wartawan yang dikirim untuk
bertugas di Jakarta pada tahun 1965-1966. Saat itu, Indonesia yang
dipimpin oleh Presiden Soekarno sedang mengalami krisis politik dan
ekonomi.Tak heran, situasi Jakarta digambarkan sangat kacau, lengkap
dengan embel-embel penduduk yang merana karena kelaparan. Dimeriahkan
oleh akting dari Mel Gibson dan Sigourney Weaver. Syutingnya sendiri
dilaksanakan di Bangkok, karena tidak diijinkan pemerintah di Jakarta.
(tanya kenapa?). Hehehe. Akibatnya meski ada beberapa dialog menggunakan
Bahasa Indonesia, namun karena aktornya adalah orang bangkok, maka
ucapannya terdengar aneh di telinga. Adegan yang paling terkenal sewaktu
temennya Mel Gibson, Billy Kwan (ni artis cewek cuman di film ini main
jadi cowok) ngegantungin spanduk di Hotel Indonesia (ceritanya) dengan
tulisan SOEKARNO FEED YOUR PEOPLE. Saat Oscar 1982, film ini menang
untuk artis terbaik Linda Hunt.Fim ini gak cuman nyebutin indonesia tapi
tentang Indonesia. Jadi, dalam film ini, Indonesia digambarkan sebagai
negara penuh konflik.
6.WEST WING(Serial TV)
Sebuah serial tv yang bersetting gedung putih, dengan tokoh
presiden Amerika fiktif President Bartlett (Martin Sheen) beserta
stafnya. Salah satu episodenya menceritakan tentang kesibukan gedung
putih dalam menerima kunjungan presiden Indonesia (tentu fiktif juga)
namanya Siguto (mungkin maksudnya Sugito, hahaha). Dari awal film ini
Indonesia terus dijelek-jelekkan, sehingga sempat bikin kesel waktu
nonton (hehehe), masa ada kalimat begini yang diucapkan seorang staf
gedung putih kepada seorang staf gedung putih lainnya: “Hati-hati jangan
bikin orang indonesia tersinggung, atau kepalamu akan dipenggal dan
diarak keliling kota”. Staff yg memperingatkan itu bilang dia lihat di
internet, trus staff yang satu lagi enggak percaya. Jadi untungnya yang nonton West Wing juga emang gak diarahkan untuk
percaya kalo Indonesia seprimitif itu. Belum lagi informasi yang salah
tentang Indonesia. Digambarkan juga bahwa orang Indonesia adalah bangsa
yang bodoh dan tak bisa berbahasa Inggris. Trus, ceritanya presiden
Indonesia datang (dan lagi-lagi berwajah Jepang) namun gerak-gerik dan
tata bahasanya mengingatkan kita sama presiden Gus Dur (Hehehe, gak tau
sengaja apa enggak). Si pemeran bapak dan ibu Siguto sebagai Pres RI ini
cuman kebagian disorot dari belakang, yang penampilannya jadul abisss.
Pak Presiden pake peci, istrinya pake kebaya dan dikonde hehehe. And
mereka sipit bangetss, mungkin cari muka melayu susah, jadi sutradara
menyamaratakan orang Asia gitu aja. Diceritain disini staff gedung putih
kebingungan nyari translator karena mereka bilang Indonesia speaks in
300 different languages, dan dibilang kita gak punya bahasa nasional.
Disini ngaconya! Tambahan lagi staff Indonesia itu ceritanya orang
Batak, dan kacaunya lagi namanya: Rahmahidi Sumahijo Bambang (lucunya
waktu tuh bule ngucapin nih nama), mana nama bataknya? Kayaknya gak
pernah denger ada orang Batak namanya Rahmahidi Sumahijo, orang Jawa aja
kayaknya ga ada. Ketika presiden sedang konferensi pers, para stafnya pun melakukan
pertemuan informal dan mereka pusing nyari translator karena ada 1 orang
yang bisa Bahasa Batak, dan dia orang Portugis, tapi tuh orang ga bisa
Bahasa Inggris, jadi di film ini ceritanya mereka nyari 2 orang akhirnya
buat translate Inggris->Portugis, Portugis-> Batak. Mereka
berusaha menjelaskan jika mereka akan membantu perekonomian Indonesia
dengan syarat beberapa tahanan politik dibebaskan. Untungnya, ending
film ini bagus. Ketika mereka bersusah payah berbicara Batak dan
Portugis, tiba-tiba, staf indonesia yaitu si Bambang ini (yang ini
mukanya emang melayu..ga tau apa indonesia beneran..) itu bicara bahasa
Inggris dan memaki-maki para staf gedung putih “Anda pikir kami bangsa
yang bodoh? Anda pikir kami tak tahu anda anggap apa bangsa kami dan apa anda
pikir kami tak bisa berbahasa Inggris? Kami mengerti semua perkataan
anda bahkan arah pidato presiden anda kami sangat paham. Tapi kami
bangsa yang berdaulat. Jangan mentang-mentang anda negara kuat seenaknya
saja mengatur kebijakan dalam negri kami. Urus saja urusan dalam negeri
anda. Dan satu hal, daripada kami mengikuti kemauan Anda, lebih baik
kami tak usah dibantu sama sekali”. Bagus banget endingnya. Sayang cuma di film ya…
7. THE SILENCE OF THE LAMBS
Dalam film yang thriller psikologi yang dibintangi Jodie Foster ini
ada adegan dimana di sweater orang yang diculik kanibal itu tertulis
“MADE IN INDONESIA”. Apakah image Indonesia sudah sebagai negara yang
banyak penculikan atau karena kita produsen tekstil?
8. SLEEPER CELL (2005-2007) (Serial TV)
Serial TV ini bercerita tentang Darwyn Al-Sayeed, seorang muslim
Afrika-Amerika yang bekerja sebagai agen FBI. Tugas Darwyn adalah
mengusut kasus terorisme yang dilakukan organisasi teroris pimpinan
Faris Al-Farik. Diceritakan, dalam episode Target dan Scholar,Darwyn
berurusan dengan tokoh mahasiswa Indonesia bernama Eddy Pangetsu (Jeff
Mallare). Eddy digambarkan sebagai ahli biologi kimia yang direkrut
Faris Al-Farik untuk membuat virus anthrax yang disebar di Amerika.
Menariknya, salah satu adegan menggambarkan Faris menuduh Eddy
menyelundupkan virus tersebut ke Indonesia untuk dikirimkan ke pamannya,
seorang gangster lokal. Oke, negara kita kini digambarkan cerdas, tapi
gemar berperang. Ironisnya lagi, Sleeper Cell yang punya tagline
“Friends. Neighbours. Husbands. Terrorists” ini ternyata cukup mendapat
perhatian di negara asalnya. Buktinya,tahun lalu serial ini
dinominasikan Emmy Awards untuk kategori Outstanding Miniseries, serta
Golden Globe untuk Best Miniseries.Untungla h, Sleeper Cell tidak
menang.Lebih untung lagi, Jeff Mallare si pemeran Eddy Pangetsu juga
tidak masuk nominasi. Jadi dalam film ini, Indonesia digambarkan sebagai
Sarang Teroris.
9. SWEETEST THING (2002)
Dalam film drama psikologi ini, si cantik Cameron Diaz ternyata
juga “bermulut sampah” saat mengeluh karena teman-temannya selalu saja
membuat ulah dan mengacau. Dengan enteng dia berkomentar, “Kalian ini
bikin kacau saja seperti Indonesia”. Selain itu, waktu Christina
Applegate masuk apartemen dan ngeliat apartemennya berantakan dipake ML
gila2an oleh Selma Blair, Christina bilang gini “this place is a mess
like Indonesia”. Jadi, ruangan kayak kapal pecah itu disamakan kaya
Indonesia
10. NEEDFULL THING
Film tentang iblis yang membuat kacau sebuah kota yang damai. Iblis
yg mengadu domba seluruh penduduk 1 kota. Pemain utamanya seorang
polisi. Di akhir film si iblis bersumpah akan membalas dendam, dengan
bekerja sama dengan anak si polisi itu di masa depan (2014), di Jakarta.
11. MIAMI VICE (Serial TV)
Salah satu episodenya adalah mengungkap penyelundupan narkoba yang disembunyikan di dalam nanas yang berasal dari Indonesia.
12. KINGDOM
Film ini tentang aksi terorisme di Arab Saudi dan diceritakan ancaman tentang aliran dana group radikal mengalir ke Jakarta.
13. Cannibals: Welcome to the Jungle
Film ini bercerita tentang anak gubernur New York yang melakukan
penelitian beberapa suku primitif di pedalaman papua yang akhirnya
berujung kematian. Di film ini papua dianggap tempat yang memiliki
masyarakat primitif. berikutcuplikan ceritanya, Michael Rockefeller
lahir pada tahun 1938 dan adalah anak bungsu dari Nelson yang pada waktu
itu Gubernur New York. Michael dikirim pada sebuah ekspedisi untuk
mempelajari suku Dani di Irian Jaya pada tahun 1961. Dia dan temannya
memutuskan untuk juga penelitian lain suku, suku Asmat. Perahu mereka
terbalik dan berbalik dia dan temannya ke air. Keduanya melayang tapi
Michael kemudian berenang ke pantai sementara temannya tetap tinggal dan
kemudian diselamatkan. Michael, bagaimanapun, tidak pernah terlihat
lagi dan diperkirakan meninggal pada tahun 1961. Banyak rumor mengatakan
bahwa orang telah melihat dia berjalan-jalan di hutan memakai pakaian
asli, sementara lainnya percaya bahwa baik dia dimakan oleh buaya atau
oleh kanibal yang tinggal jauh di hutan. Setelah tiga tahun pencarian
ekstensif yang menghasilkan hasil dipertanyakan, Keluarga Rockefeller
akhirnya dugaan kematiannya pada tahun 1964.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar